- Oleh Rusli
- 26 Feb 2026
Sebanyak 33 warga Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Menggala karena mual, pusing, dan muntah-muntah seusai menyantap menu Makan Bergizi Gratis. Hingga Rabu (25/2/2026) siang, warga yang terdiri dari anak balita, anak-anak, hingga warga lansia itu masih dirawat di rumah sakit.
Kepala Dinas Kesehatan Tulang Bawang Fatoni mengatakan, mereka dilarikan ke rumah sakit pada Selasa (24/2/2026). ”Selain 14 anak, ada lima anak balita, satu warga lansia, dan 13 orang dewasa,” kata Fatoni saat dihubungi dari Bandar Lampung, Rabu. Anak balita, warga lansia, dan orang dewasa ikut keracunan karena menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibawa pulang.
Fatoni menyebut, saat ini, kondisi korban sudah mulai stabil seusai mendapatkan perawatan kesehatan. Bupati Tulang Bawang Qodrotul Ikhwan, kata Fatoni, telah menjenguk korban keracunan di rumah sakit.
Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bandar Lampung Fitra Alfarisi mengatakan, pihaknya sudah menelusuri kasus ini. Hasilnya, menu telur asin, roti, wafer, dan jeruk itu dibagikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Menggala Tengah pada Selasa siang.
Pihak SPPG Menggala Tengah menyebut telur asin, yang diduga memicu keracunan, didapatkan dari pemasok dalam kondisi siap santap. Pihak SPPG lantas membagikan telur itu untuk penerima MBG.
Kini, sampel telur asin telah diperiksa Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tulang Bawang. Namun, hasilnya belum keluar. Fitra menambahkan, SPPG Menggala Tengah yang akan menanggung biaya pengobatan warga keracunan.